TV ONLINE

Translate

Pages

Minggu, 18 Agustus 2013

KEKUASAAN ADALAH AMANAT ALLAH Kemerdekaan mempunyai makna yang luas, artinya bahwa bangsa Indonesia memiliki kebebasan untuk mengatur sendiri berbagai, segi kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk kehidupan politik, ekonomi, sosial dan sebagainya. Kalau pada masa penjajahan belanda umat Islam diatur oleh bangsa lain, sejak tahun 1945, semua diatur oleh umat Islam sendiri dengan leluasa. Tak ada lagi pembatasan untuk mengamalkan apa yang diyakini dalam hati. Bagi umat Islam, apa makna kemerdekaan ditinjau dari sudut syariat? Kemerdekaan adalah salah satu nikmat yang diberikan Allah SWT. Nikmat itu hendaklah dipandang sebagai suatu amanat atau titipan dari Allah SWT kepada kita. karena itu Al-Qur'an dalam surat An-Nisa ayat 58 mengingatkan: "Allah memerintahkan kamu menyampaikan amanat kepada yang layak menerimanya. Apabila kamu mengadili diantara manusia, bertindaklah dengan adil, Sungguh Allah mengajar kamu dengan sebaik-baiknya, karena Allah Maha Mendengar, Maha Melihat" Kalau ada diantara kita yang memegang amanat, dalam bentuk kekuasaan, atau kewenangan; apakah sebagai lurah,camat, bupati, gubernur, atau jabatan lain, maka semua itu hakikatnya memegang amanah yang harus disampaikan kepada yang berhak. Dalam arti yang lebih luas, kemerdekaan itu amanah yang diberikan Allah sebagai karunia-Nya kepada segenap manusia sebagai individu dn sebagai warga negara RI. Karena itu, adalah menjadi kewajiban untuk memelihara kemerdekaan ini dengan cara sebaik-baiknya. Dengan demikian, inilah makna kita pandai menyukuri nikmat dari Allah dalam bentuk kemerdekaan. Dalam Al-Qur'an surat Ibrahim ayat 7 disebutkan: Dan ingatlah ketika Tuhanmu memaklumkan: "Jika kamu bersyukur, Aku akan memberi tambahan (karunia) kepadamu; tetapi jika kamu tidak bersyukur, sungguh adzab-Ku dasyat sekali" Maksud ayat diatas, memerintahkan manusia agar pandai menyukuri nikmat Allah; antara lain nikma0t kemerdekaan. Artinya mensyukuri nikmat disini bukan hanya mengucapkan lafadh 'alhamdulillah' seperti biasa diucapkan, tapi harus menggunakan nikmat itu sesuai perintah-Nya. Kemerdekaan harus digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan hidup bangsa Indonesia baik spirritual maupun material. Sebagai disebutkan dalam ayat tadi, arti kufur nikamt dapat dipahami; orang yang mendapat karunia Allah, tapi menggunakn nikmat itu tidak sesuai dengan jalan yang diperintahkan-Nya. Dengan kata lain, telah menyimpang dari ajaran Allah SWT, atau menyalahgunakan nikmat. Peran umat Islam dalam bernegara adalah menjalankan prinsip-prinsip yang dijalankan Al-Qur'an, yaitu prinsip Islam dalam bermasyarakat dan bernegara. Prinsip-prinsip tersebut dapat disimak dalam surat An-Nisa ayat 59: "Hai orang-orang beriman! Taatilah Allah dan taatilah Rasulullah dan mereka yang memegang kekuasaan diantara kamu. Jika kamu berselisih mengenai sesuatu kembalikanlah kepada Allah dan Rosul-Nya, kalau kamu beriman kepada Allah dan hari kemudian. Itulah yang terbaik dan penyelesaian yang tepat." "Wahai orang-orang yang beriman, taatlah kamu kepada Allah," yaitu menjalankan perintah Allah yang telah diwahyukan-Nya melalui Al-qur'an. "Taatlah pula kepada Rosulullah saw, yang telah membimbing kita melalui ajaran-ajaranya", yang disebut sunah Rosulullah, adalah yang merupakan penjelasan terhadap Al-Qur'an. "Dan kepada orang-orang yang berwenang di antara kamu", artinya umat Islam wajib taat kepada kalangan kita yang kebetulan memegang otoritas baik dalam bidang pemerintahan maupun dalam bidang lain. Tetapi prinsip ketaatan dalam Islam ini bersifat tanpa reserve. Artinya, pemimpin itu harus ditaati hanya selama dia menjalankan perintah Allah. Kalau dalam menjalankan kekuasaanya tidak cocok dengan perintah Allah dan Rosul-Nya, tidk ada keharusan untuk taat kepadanya. Dalam haditsnya, Rasulullah bersabda: "Sesungguhnya ketaatan itu dalam hal-hal yamg ma'ruf (baik)". Kalau kita diminta, baik langsung ataupun tidak langsung untuk bersikap taat dalam hal-hal yang munkarat, maka tidak harus menaatinya. Bahkan wajib melawnya, sebagai bukti penentangan. Kecuali hal di atas, tugas umat Islam sangat penting adalah mengentaskan kemiskinan, terutama dikalangan umat Islam sendiri. Ajaran Islam telah menawarkan berbagai konsep pengentasan kemiskinan dan konsep itu saya namakan lembaga-lembaga sosial Islam. Yang sudah dikenal adalah: zakat, infaq, shodaqoh, wakaf, wasiat, qurban dan aqiqah. Semua lembaga itu mengajarkan agar seluruh umat Islam berperan serta mengentaskan kemiskinan, Salah satu pesan Al-Qur'an surat Adz-Dzariyat ayat 19: "Dan dlam harta mereka (selalu ingat) akan hak (orang miskin) yang meminta, dan yang (karena suatu alasan) tak mau meminta". Jadi inilah yang dimaksud Zakat. Zakat sebenarnya adalah hak bagi orang miskin. Kemudian infaq dan shodaqoh, dan sebagainya adalh merupakan hal yang sangat dianjurkan. Itulah beberapa hal yang perlu diperhatikan sebagi perwujudan sikap syukur kepada Allah yang telah menganugerahkan nikmat yang tiada ternilai harganya untuk umat Islam Indonesia, yaitu kemerdekaan.
KEKUATAN DALAM KETENANGAN Sesungguhnya Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki dan memberi petunjuk orang-orang yang taubat kepada-Nya. Yaitu orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenang dengan mengingat Allah. Sadarilah hanya dengan mengingat Allah hati akan tenang. (Ar-Ra’d: 27-28). Ayat di atas dipetik dari surat Ar-Ra’d yang berarti guruh. Disebut surat Ar-Ra’d karena ada bagian yang menyinggung tentang guruh, yakni pada ayat ke-13 yang berbunyi, Dan guruh itu bertasbih sambil memuji Allah. Ayat ini memberi pelajaran kepada manusia bahwa guruh pun bertasbih, apalagi semestinya manusia. Sedangkan ayat ke-27 dan 28 yang tertera di atas menjelaskan bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala (SWT) akan memberi petunjuk dan bimbingan kepada orang-orang yang bertaubat kepada-Nya. Artinya, orang-orang yang sadar lalu kembali ke jalan Allah; orang-orang yang telah menyesali perbuatan-perbuatan tercela yang pernah dilakukannya. Dijelaskan dalam ayat ke-28 bahwa, “Yaitu orang-orang yang beriman.” Artinya, dengan bertaubat itu berarti kembali memasuki kancah keberimanan atau kembali melakukan kewajiban-kewajiban sebagai orang beriman. Hal tersebut dibuktikan dengan banyak mengingat Allah sehingga tidak mudah lagi terpeleset dari jalan petunjuk. Dalam keadaan demikian itu, jiwanya menjadi tenang dan tenteram, karena memang ada jaminan dalam lanjutan ayat itu bahwa, “Dengan banyak mengingat Allah hati akan tenteram.” Orang yang telah melalui proses ini yaitu menyongsong gerbang taubat dan memasuki istana iman--lalu memanfaatkan kondisi tersebut untuk selalu mengingat Allah, maka itulah orang yang telah mendapat kebahagiaan yang tiada bandingannya. Apalagi dalam kondisi seperti sekarang ini, ketenangan jiwa sungguh sangat mahal harganya. Bukankah disekitar kita sekarang penuh dengan hal-hal yang memproduksi kegelisahan,kecemasan, keputusasaan, keraguan, duka cita, dan lain sebagainya? Kalau kita tidak memiliki ketenangan jiwa, tidak memiliki pegangan kuat, dan tidak mempunyai pandangan, niscaya mudah terombang-ambing. Ketenangan jiwa membuat orang dapat hidup tenang. Inilah yang sangat diperlukan pada situasi seperti sekarang, di tengah-tengah gelombang kehidupan yang serba tidak menentu. Apalagi bagi seorang pemimpin yang bercita-cita mewujudkan kecerah-ceriaan masa depan bagi negeri yang sedang terpuruk ini. Hanya orang yang memiliki ketenangan jiwa yang dibalut oleh iman dan dzikrullah yang dapat berpikir tenang; berpandangan jitu, dan mampu membuat program yang mengenai sasaran untuk kepentingan manusia dan kemanusiaan. Sekarang ini kita bukannya miskin manusia intelek, tetapi ibu-ibu di negeri ini tidak subur rahimnya untuk melahirkan insan-insan yang memiliki jiwa dan pikiran tenang. Yaitu insan yang tidak terkontaminasi dengan virus kegelisahan, kecemasan, keputusasaan, dan keraguan. Hendaknya secuil ketenangan jiwa yang telah kita peroleh bisa senantiasa dipelihara, kita pupuk dengan shalat, shiyam, baik yang fardhu atau yang sunnah, infaq, dzikir, dan tadabbur (telaah) Al-Qur'an. Insya Allah semua itu akan menghidupkan hati, menenangkan jiwa, membuka pikiran, dan meluruskan langkah. Lebih jauh dari itu, akan mengantar kita agar dapat terhindar dari kesulitan di akhirat, yang sekaligus akan mempermudah kita dalam urusan dunia ini. Sekarang ini kita tidak mengharapkan lahirnya pakar manajemen yang telah menghabiskan separoh umurnya belajar dari satu negara ke negara yang lain, namun kering dari nilai-nilai wahyu. Tapi yang diharapkan adalah yang tercerahkan dengan wahyu dan kaya dengan bahan perbandingan. Kita bisa belajar dari sejarah. Kaisar Romawi, Heraclius, beberapa saat setelah pasukannya dipukul mundur oleh tentara Muslim, dia bertanya kepada pembesar-pembesarnya, “Kabarkanlah kepadaku tentang kaum Muslimin yang memerangi kalian itu. Bukankah mereka juga manusia seperti kalian?” Pembesarnya menjawab, “Benar.” Kaisar bertanya lagi, “Lalu mana yang lebih banyak jumlahnya, kalian atau mereka?” Para pembesar menjawab, “Jumlah kami lebih banyak.” Kaisar melanjutkan pertanyaannya, “Kenapa kalian bisa kalah?” Seorang tua di kalangan pembesar menjawab, “Karena tentara Islam shalat di malam hari dan berpuasa di siang hari, mereka menepati janji, melaksanakan amar ma'ruf dan nahi munkar, saling membagi, tidak saling mementingkan diri. Yang menyebabkan kita kalah karena kita gemar minum khamr, berzina, suka melakukan yang haram, terbiasa melanggar janji, mudah marah, berbuat zhalim, memerintah dengan kekerasan, mencegah dari hal yang diridhai Allah, dan kita banyak berbuat kerusakan di muka bumi ini.” Kaisar Heraclius berkata, “Lewat keteranganmu ini membuat aku yakin bahwa kita memang pantas dikalahkan oleh mereka, dan mereka akan merebut dan menguasai tempat berpijak kedua telapak kakiku ini.” Kita dapat melihat bahwa kemenangan yang dicapai ummat Islam bukan hanya dengan mengandalkan persenjataan yang lengkap dan jumlah personil yang banyak, tapi terletak pada ketaatan dan kepatuhan berpegang teguh pada ajaran yang dianutnya. Dalam kondisi genting pun tetap menjaga moral dan mematuhi norma-norma yang telah digariskan untuknya. Mereka memiliki ketenangan jiwa dan pikiran jernih, baik panglima perangnya ataupun perajurit-prajuritnya. Mereka mampu menahan diri melihat lawannya berpesta khamar dan melampiaskan nafsu seksnya. Kaum Muslimin sadar bahwa dalam ketenangan dan pengendalian dirilah terletak potensi maha raksasa untuk mencapai kemenangan. Wallahu a’lam.* (Manshur Salbu/Hidayatullah)
KEKUATAN DO'A Doa itu keluar dari mulut `Amru bin Jamuh, ketika ia bersiap-siap mengenakan baju perang dan bermaksud berangkat bersama kaum Muslimin ke medan Uhud. Ini adalah kali pertama bagi `Amru terjun ke medan perang, karena dia kakinya pincang. Di dalam Al-Quran disebutkan: "Tiada dosa atas orang-orang buta, atas orang-orang pincang dan atas orang sakit untuk tidak ikut berperang." (Qs Al-Fath:17) Karena kepincangannya itu maka `Amru tidak wajib ikut berperang, di samping keempat anaknya telah pergi ke medan perang. Tidak seorangpun menduga `Amru dengan keadaannya yang seperti itu akan memanggul senjata dan bergabung dengan kaum Muslimin lainnya untuk berperang. Sebenarnya, kaumnya telah mencegah dia dengan mengatakan: "Sadarilah hai `Amru, bahwa engkau pincang. Tak usahlah ikut berperang bersama Nabi saw." Namun `Amru menjawab: "Mereka semua pergi ke surga, apakah aku harus duduk-duduk bersama kalian?" Meski `Amru berkeras, kaumnya tetap mencegahnya pergi ke medan perang. Karena itu `Amru kemudian menghadap Rasulullah Saw dan berkata kepada beliau: "Wahai Rasulullah. Kaumku mencegahku pergi berperang bersama Tuan. Demi Allah, aku ingin menginjak surga dengan kakiku yang pincang ini." "Engkau dimaafkan. Berperang tidak wajib atas dirimu." Kata Nabi mengingatkan. "Aku tahu itu, wahai Rasulullah. Tetapi aku ingin berangkat ke sana." Kata `Amru tetap berkeras. Melihat semangat yang begitu kuat, Rasulullah kemudian bersabda kepada kaum `Amru: "Biarlah dia pergi. Semoga Allah menganugerahkan kesyahidan kepadanya." Dengan terpincang-pincang `Amru akhirnya ikut juga berperang di barisan depan bersama seorang anaknya. Mereka berperang dengan gagah berani, seakan-akan berteriak: "Aku mendambakan surga, aku mendambakan mati: sampai akhirnya ajal menemui mereka. Setelah perang usai, kaum wanita yang ikut ke medan perang semuanya pulang. Di antara mereka adalah "Aisyah. Di tengah perjalanan pulang itu `Aisyah melihat Hindun, istri `Amru bin Jamuh sedang menuntun unta ke arah Madinah. `Aisyah bertanya: "Bagaimana beritanya?" "Baik-baik , Rasulullah selamat Musibah yang ada ringan-ringan saja. Sedang orang-orang kafir pulang dengan kemarahan, "jawab Hindun. "Mayat siapakah di atas unta itu?" "Saudaraku, anakku dan suamiku." "Akan dibawa ke mana?" "Akan dikubur di Madinah." Setelah itu Hindun melanjutkan perjalanan sambil menuntun untanya ke arah Madinah. Namun untanya berjalan terseot-seot lalu merebah. "Barangkali terlalu berat," kata `Aisyah. "Tidak. Unta ini kuat sekali. Mungkin ada sebab lain." Jawab Hindun. Ia kemudian memukul unta tersebut sampai berdiri dan berjalan kembali, namun binatang itu berjalan dengan cepat ke arah Uhud dan lagi-lagi merebah ketika di belokkan ke arah Madinah. Menyaksikan pemandangan aneh itu, Hindun kemudian menghadap kepada Rasulullah dan menyampaikan peristiwa yang dialaminya: "Hai Rasulullah. Jasad saudaraku, anakku dan suamiku akan kubawa dengan unta ini untuk dikuburkan di Madinah. Tapi binatang ini tak mau berjalan bahkan berbalik ke Uhud dengan cepat." Rasulullah berkata kepada Hindun: "Sungguh unta ini sangat kuat. Apakah suamimu tidak berkata apa-apa ketika hendak ke Uhud?" "Benar ya Rasulullah. Ketika hendak berangkat dia menghadap ke kiblat dan berdoa: "Ya Allah, janganlah Engkau kembalikan aku ke keluargaku dan limpahkanlah kepadaku kesyahidan." "Karena itulah unta ini tidak mau berangkat ke Medinah. Allah SWT tidak mau mengembalikan jasad ini ke Madinah" kata beliau lagi. "Sesungguhnya diantara kamu sekalian ada orang-orang jika berdoa kepada Allah benar-benar dikabulkan. Diantara mereka itu adalah suamimu, `Amru bin Jumuh," sambung Nabi. Setelah itu Rasulullah memerintahkan agar ketiga jasad itu dikuburkan di Uhud. Selanjutnya beliau berkata kepada Hindun: "Mereka akan bertemu di surga. `Amru bin Jumuh, suamimu; Khulad, anakmu; dan Abdullah, saudaramu." "Ya Rasulullah. Doakan aku agar Allah mengumpulkan aku bersama mereka,: kata Hindun memohon kepada Nabi.
KEUTAMAAN MEMBACA ALQUR'AN Dari Abu Musa Al-Asy`arit berkata, Rasulullah bersabda: "Perumpamaan orang mukmin yang membaca Al Qur`an bagaikan buah limau baunya harum dan rasanya lezat. Dan perumpamaan orang mukmin yang tidak membaca Al Qur`an bagaikan kurma, rasanya lezat dan tidak berbau. Dan perumpamaan orang munafik yang membaca Al Qur`an bagaikan buah raihanah yang baunya harum dan rasanya pahit, dan perumpamaan orang munafik yang tidak membaca Al Qur`an bagaikan buah hanzholah tidak berbau dan rasanya pahit." Muttafaqun `Alaihi. Merupakan suatu kewajiban bagi seorang muslim untuk selalu berinteraksi aktif dengan Al Qur`an, dan menjadikannya sebagai sumber inspirasi, berpikir dan bertindak. Membaca Al Qur`an merupakan langkah pertama dalam berinteraksi dengannya, dan untuk mengairahkan serta menghidupkan kembali kegairahan kita dalam membaca Al Qur`an, kami sampaikan beberapa keutamaan membaca Al Qur`an sebagai berikut : 1. Manusia yang terbaik. Dari `Utsman bin `Affan, dari Nabi bersabda : "Sebaik-baik kalian yaitu orang yang mempelajari Al Qur`an dan mengajarkannya." H.R. Bukhari. 2. Dikumpulkan bersama para Malaikat. Dari `Aisyah Radhiyallahu `Anha berkata, Rasulullah bersabda : "Orang yang membaca Al Qur`an dan ia mahir dalam membacanya maka ia akan dikumpulkan bersama para Malaikat yang mulia lagi berbakti. Sedangkan orang yang membaca Al Qur`an dan ia masih terbata-bata dan merasa berat (belum fasih) dalam membacanya, maka ia akan mendapat dua ganjaran." Muttafaqun `Alaihi. 3. Sebagai syafa`at di Hari Kiamat. Dari Abu Umamah Al Bahili t berkata, saya telah mendengar Rasulullah bersabda : "Bacalah Al Qur`an !, maka sesungguhnya ia akan datang pada Hari Kiamat sebagai syafaat bagi ahlinya (yaitu orang yang membaca, mempelajari dan mengamalkannya)." H.R. Muslim. 4. Kenikmatan tiada tara Dari Ibnu `Umar t, dari Nabi bersabda : "Tidak boleh seorang menginginkan apa yang dimiliki orang lain kecuali dalam dua hal; (Pertama) seorang yang diberi oleh Allah kepandaian tentang Al Qur`an maka dia mengimplementasikan (melaksanakan)nya sepanjang hari dan malam. Dan seorang yang diberi oleh Allah kekayaan harta maka dia infakkan sepanjang hari dan malam." Muttafaqun `Alaihi. 5. Ladang pahala. Dari Abdullah bin Mas`ud t berkata, Rasulullah e : "Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Kitabullah (Al Qur`an) maka baginya satu kebaikan. Dan satu kebaikan akan dilipat gandakan dengan sepuluh kali lipat. Saya tidak mengatakan "Alif lam mim" itu satu huruf, tetapi "Alif" itu satu huruf, "Lam" itu satu huruf dan "Mim" itu satu huruf." H.R. At Tirmidzi dan berkata : "Hadits hasan shahih". 6. Kedua orang tuanya mendapatkan mahkota surga Dari Muadz bin Anas t, bahwa Rasulullah e bersabda : "Barangsiapa yang membaca Al Qur`an dan mengamalkan apa yang terdapat di dalamnya, Allah akan mengenakan mahkota kepada kedua orangtuanya pada Hari Kiamat kelak. (Dimana) cahayanya lebih terang dari pada cahaya matahari di dunia. Maka kamu tidak akan menduga bahwa ganjaran itu disebabkan dengan amalan yang seperti ini. " H.R. Abu Daud.

Selasa, 05 Maret 2013

proposal budidya ikan lele

PROPOSAL USAHA BUDIDAYA IKAN LELE Disusun oleh:……… YUDA IRAWAN TAHUN 2013 I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Untuk menambah pendapatan serta menambah pengalaman daam bidang usaha perikanan. Sehingga bisa tahu seperti apausaha perikanan itu. Pembangunan perikanan bertujuan untuk meningkatkan pendapatan demi tercapainya kesejahteraanbaik untuk individu maupun kelompok. Strategi pembangunan usaha ini merupakan perpaduan pemerataan dan pertumbuhan secara berkesinambungan melalui pembangunan kelompok-kelompok dengan menerapkan cara distribusi dan pemasaran yang kelompok bisnis perikanan. Untuk mencapai keberhasilan dari pembangunan usaha dalam mewujudkan tingkat keberhasian yang memuaskan dan bermanfaat. Dengan memanfaatkan ketersediaan lahan, dan sudah ada kolam yang tak terpakai dibelakang rumah sodara dedi januar maka kami memutuskan untuk membuat usaha disitu dan berpeluang untuk berhasil sudah tentu ada melihat selama ini banyak yang sudah berhasil. Namun salah satu pembatas dalam pencapaian keberhasilan usaha perikanan yaitu permodalan yang terbatas. Sehubungan kendala yang kami hadapi kami bermaksud mengajukan proposal untuk terpenuhinya kebutuhan bagi usaha budidaya Ikan Lele yang akan kami lakukan. 1.2. Tujuan Tujuan dari pengajuan proposal ini adalah : a. Untuk memperkuat permodalan dalam usaha budidaya Ikan Lele . b. Untuk mengembangkan sumber daya yang memadai pada sub sektor perikanan. c. Untuk meningkatkan pendapatan. d. Untuk meningkatkan motipasi kami untuk membuat usaha lebih maju. 1.3. Sasaran Sasarannya adalah penguatan modal dapat tercapai usaha perikanan yang kami jalankan. II. KEADAAN USAHA PERIKANAN 2.1 Keadaan Umum Budidaya ikan terhitung sudah banyak dilakukan dan banyak juga yang berhasil, untuk itu kami ingin membuat usaha ini karena kami melihat dipasaran masih banyak peluang untuk usaha ini dan tinggkat keberhasilanya boleh dikatakan tinggi. Namun pada aspek non teknis yaitu dalam hal permodalan merupakan kendala dalam pengembangan usaha budidaya perikanan Ikan Lele ini sehingga kami kesulitn. 2.2 Keadaan Usaha Usaha ini bergerak pada budidaya pembesaran Ikan Lele yang bertempat dikediaman sodara dedi januar tepat nya di 15a dan terdapat 2 unit kolam baik untuk pembesaran dan pembibitan. III. KEBUTUHAN MODAL USAHA Pengembangan usaha pembesaran Ikan Lele membutuhkan modal usaha: a. Pembelian benih ikan lele ukuran 8-12 cm sebanyak 100kg @ Rp. 20.000 b. Pembelian Pakan 200kg x Rp. 8000 c. Biaya operasional Rp. 2.000.000 Rp. 1.600.000 Rp. 1.000.000 JUMLAH Rp. 4.600.000 e. Perkiraan penerimaan hasil Hasil penjualan 1000kg dengan ukuran per kg 4-5 ekor @Rp. 12.000 (mortalitas 15%) selama 3 bulan pemeliharaan: Rp. 12.000.000, - keuntungan dari hasil penjualan: Rp. 12.000.000 – Rp. 4.600.000 = Rp. 7.400.000 Dengan demikian selama 3 bulan perusahaan dapat memperoleh keuntungan sebesar Rp. 740.000 ( tujuh ratus empat puluh ribu rupiah) Apabila melihat perhitungan di atas, maka menunjukan keuntungan dari hasil pemasaran ikan lele sangat menguntungkan untuk dijadikan usaha demi mendapat memenuhi kebutuhan. V. PENUTUP Dari apa yang tertuang di atas pada usaha budidaya Ikan lele memiliki prospek yang cukup baik dan menguntungkan serta dapat memberikan peningkatan pendapatan kami ataupun untuk mereka-mereka yang melakukan usaha yang sama. Demikian proposal ini dibuat dan diajukan kepada ketua LKK kampus DCC metro dari kami mahasiswa yang mengikuti program kewirausahaan memohon dapat berkenan serta mengabulkannya permohonan kami. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih. Lampiran2

Jumat, 16 November 2012

tugas jarkom

1. mengapa komputer dibentuk jaringan? jawab: a. Membagi sumber daya . Contohnya sharing printer, scanner. b. Sebagai media komunikasi antar komputer (PC). Contohnya chatting,diskusi. c. Mencari informasi dengan menggunakan search engine. d. Untuk mengamati / mengontrol jarak jauh. Contohnya CCTV,alat pengintai. 2. kerugian jaringan kumputer? jawab: Biaya yang tinggi kemudian semakin tinggi lagi. pembangunan jaringan meliputi berbagai aspek: pembelian hardware, software, biaya untuk konsultasi perencanaan jaringan, kemudian biaya untuk jasa pembangunan jaringan itu sendiri. Infestasi yang tinggi ini tentunya untuk perusahaan yang besar dengan kebutuhan akan jaringan yang tinggi. Sedangkan untuk pengguna rumahan biaya ini relatif kecil dan dapat ditekan. Tetapi dari awal juga network harus dirancang sedemikian rupa sehingga tidak ada biaya overhead yang semakin membengkak karena misi untuk pemenuhan kebutuhan akan jaringan komputer ini. Manajemen Perangkat keras Dan Administrasi sistem : Di suatu organisasi perusahaan yang telah memiliki sistem, administrasi ini dirasakan merupakan hal yang kecil, paling tidak apabila dibandingkan dengan besarnya biaya pekerjaan dan biaya yang dikeluarkan pada tahap implementasi. Akan tetapi hal ini merupakan tahapan yang paling penting. Karena Kesalahan pada point ini dapat mengakibatkan peninjauan ulang bahkan konstruksi ulang jaringan. Manajemen pemeliharaan ini bersifat berkelanjutan dan memerlukan seorang IT profesional, yang telah mengerti benar akan tugasnya. Atau paling tidak telah mengikuti training dan pelatihan jaringan yang bersifat khusus untuk kebutuhan kantornya. Sharing file yang tidak diinginkan : With the good comes the bad, ini selalu merupakan hal yang umum berlaku (ambigu), kemudahan sharing file dalam jaringan yang ditujukan untuk dipakai oleh orang-orang tertentu, seringkali mengakibatkan bocornya sharing folder dan dapat dibaca pula oleh orang lain yang tidak berhak. Hal ini akan selalu terjadi apabila tidak diatur oleh administrator jaringan. Aplikasi virus dan metode hacking : hal-hal ini selalu menjadi momok yang menakutkan bagi semua orang, mengakibatkan network down dan berhentinya pekerjaan. Permasalahan ini bersifat klasik karena system yang direncanakan secara tidak baik. Masalah ini akan dijelaskan lebih lanjut dalam bab keamanan jaringan. 3. jelaskan perbedaan clien server dan peer to peer. berikan contohnya.! jawab: Jaringan Peer to Peer adalah Jaringan yang memperbolehkan pemakai membagi resources dan file pada komputer mereka serta mengakses shared resources yang ada pada komputer lain. contoh: Misal komputer A ingin mencetak ke printer yang ada di komputer B, maka komputer A menjadi client dan komputer B menjadi server. Komputer A juga bisa menjadi server, misalnya komputer B mengambil file yang ada dikomputer A. Pada contoh ini, komputer A menjadi server dan komputer B menjadi client. Client Server adalah Jaringan yang memperbolehkan jaringannya untuk memusatkan fungsi dan aplikasi dalam satu atau lebih file server. contoh: Microsoft Windows Server 2003. 4. jelaskan sejarah perkembangan jaringan? jawab: Tiga abad sebelum sekarang , masing masing ditandai dengan dominasi yang berbeda. Abad ke-18 didominasi oleh perkembangan sistem mekanik yang mengiringi revolusi industri. Abad ke -19 merupakan jaman mesin uap. Abad ke-20 teknologi radio,tv dan komputer memegang peran untuk pengumpulan , pengolahan, dan media distribusi informasi. Abad ke-21 ini , dimana teknologi jaringan komputer global mampu menjangkau seluruh wilayah dunia, pengembangan sistem dan teknologi yang digunakan, pentebaran melalui media internet, peluncuran satelit satelit komunikasi dan perangkat komunikasi wireles, menndai awal abad milenium. Sejak memasyarakatnya internet dan dipasarkannya sistem operasi windows 95 oleh Microsoft Inc.,menghubungkan beberapa komputer baik komputer pribadi maupun server dengan sebuah jaringan dari jenis LAN sampai WAN menjadi hal yang mudah dan biasa. Demikian pula dengan konsep dowmsizing maupun lightsizing yang bertujuan menekan anggaran belanja khususnya dalam peralatan komputer, hal ini menyebabkan kebutuhan akan sebuah jaringan komputer merupakan suatu hal yang tidak bisa dielakan lagi. 5. menghemat uang adalah salah satu dari manfaat jaringan komputer, mengapa? jelaskan dan berikan contoh jawab: Menghemat uang. Komputer berukutan kecil mempunyai rasio harga/kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan komputer yang besar. Komputer besar seperti mainframe memiliki kecapatan kira-kira sepuluh kali lipat kecepatan komputer kecil/pribadi. Akan tetap, harga mainframe seribu kali lebih mahal dari komputer pribadi. Ketidakseimbangan rasio harga/kinerja dan kecepatan inilah membuat para perancang sistem untuk membangun sistem yang terdiri dari komputer komputer pribadi. contoh: notbook dibandingkat laptop lebih murah notbook tetapi kualitas lebih baik laptoop 6. apa keunggulan dari jaringan topologi star? jawab: Keunggulan dari Topologi Star adalah Jika salah satu kabel node terputus yang lainnya tidak terganggu.

Minggu, 22 Juli 2012

TUGAS SISTEM OPERASI LANGKAH-LANGKAH MENGINSTAL WINDOWS 7
1. Buka Virtual Box,pilih Baru/New
2. Isikan Nama dan versi windows yang akan di instal,pilih Next
3. Pengaturan RAM min.1024 untuk windows 7,pilih Next
4. muncul pengaturan hardisk,pilih Next
5. Setelah muncul Hardisk Storange Type,pilih Next
6. Pilih Lokasi dan Ukuran Hardisk nya,kemudian pilih Next
7. Klik CD/DVD Rom,pilih Mount CD/DVD ,pilih ISO Image File,pilih Icon folder
8. Pilih add/tambah,pilih File master windows nya,klik pilih/select
9. Setelah kembali ke menu utama pilih ok
10. Pilih Instal win 7,kemudian ok
11. Tunggu sampai muncul Welcome Screen Instal Win 7
12. Kemudian Pilih Language = English,Time and Currency= Indonesia,Keyboard = US,Next
13. Pilih Instal Now
14. Setelah Muncul Instal windows,pilih Windows 7 64 bit,pilih Next
15. Checklis igeecpt the licence tems, lalu pilih next
16. Pilih Upgrade dari win xp 7
17. Bila mmuncul menu seperti dibawah ini, pilih next
18. Kemudian pilih disk patition 2, lalu next
19. Pilih disk Q potition 3, kemudian next
20. Bila muncul menu seperti ini, masukan nama anda lalu pilih next
21. Pilih next
22. Kemudian pilih use recooended settings
23. Pilih salah satu zone yang diinginkan, lalu next
24. Lalu pilih public network
25. Tunggu proses selesai
26. Bila sudah muncul seperti ini, berarti proses penginstalan telah selesai dan komputer siap dijalankan.